Seperti di masa SMP, aku bertemu dengan seseorang yang luar biasa tak kusangka. Ia selalu merendahkan dirinya. Tapi, itu hanya topengnya. Dia pintar, pandai, kraetif, suka membantu. Klop banget deeh. SMP – SMA , hmm.. sama ( huaaa T.T *terharu )
Punya temen yang pinter – pinter, ternyata ada enak dan ada gga enaknya juga. Ya, semua itu gga sempurna. Yang sempurna itu hanyalah ALLAH <3.
Berawal dari SMP, kelas tujuh. Aku ga tau kan, dia anaknya gimana, klakuannya gimana. Begitupula saat aku menginjak di kelas sepuluh. Hmm, rasanya sama seperti kelas tujuh. Aku kenal seorang anak. Tapi, sedikit berbeda sih dari kelas tujuh. Aku kenal dia, dari temenku. Sosok yang pintar dalam menggambar dan tak kusangka dia juga pintar dalam pelajaran. Jadi, kita belajar bersama, bermain bersama, dan lain hal yang mengasikkan. Tentu bersama – sama teman yang lain.
Akhir – akhir ini, aku baru menyadari. Aku kembali ke masa itu. Masa dimana aku mulai berkomunikasi dengan dunia luar. Masa dimana aku mencari teman dengan sendirinya. Yaah.. karena aku disana sendirian. How poor i am. :(
Hahahah ^^a


1 komentar:
boleh tau, yang dimaksud ini siapa??
Posting Komentar