Kamis, 28 Juli 2011

ORIGINS of CHINESE SCIENCE and TEGNOLOGY

ORIGINS of CHINESE SCIENCE and TEGNOLOGY
( Asal Mula Sains dan Teknologi China )
Diterjemahkan oleh : Yang Liping dan Y.N. Han
Ilustrasi oleh : Fu Chunjiang
Penerbit : PT. Elex Media Komputindo

          Nenek moyang bangsa China harus menghadapi banyak ancaman sepanjang sejarahnya, baik dari alam maupun perang. Untuk mempertahankan hidupnya didunia, mereka harus mengandalkan pada kecerdasannya dan terus meningkatkan cadangan pengetahuan mereka sehingga mendorong berkembangnya sains dan teknologi.
          Pentingnya sains dan teknologi bagi kebudayaan China bisa dilihat dari kisah – kisah tentang berbagai “ dewa ” dan “ orang bijak “ yang menciptakan berbagai macam benda demi meningkatkan kehidupan rakyatnya. Contohnya, Suiren memutar – mutar kayu untuk membuat api, Fuxi menjinakkan hewan liar, Shennong mencicipi berbagai jenis tanaman untuk mempelajari tanaman pangan, tanaman obat dan racun, banyak temuan yang terkait dengan Huangdi dan kekaisarannya dan masih banyak lagi.
          China dipuji karena penemuan alat dan teknik pertanian yang canggih. China telah menemukan banyak spesies tanaman dan mengembangkan teknik lanjutan untuk mengelola perunggu dan membuat baja. Prestasi penting lainnya dibidang sains dan teknologi meliputi Empat Penemuan Besar yaitu; kompas, pembuatan kertas, bubuk mesiu, dan percetakan yang telah memajukan peradaban dunia.
          Sebelum adanya kertas, pisau dan pahat selalu dipakai untuk mengukir kata – kata pada tulang ramalan dan benda perunggu. Lalu, saat Dinasti Han Barat orang mulai menulis pada bilah bambu atau kayu . Bilah-bilah tersebut diikat menjadi gulungan. Gulungan ini berat dan besar. Kaisar Qin Shihuang konon membaca 120 kg dokumen resmi tiap hari. Saat kekuasaan berada ditangan Dinasti Qin, orang mulai menulis di atas sutra halus. Mesk nyaman untuk ditulisi dan mudah dibawa, sutra terlalu mahal untuk rakyat biasa.
          Pada periode Han Barat. Kertas muncul pertama kali dan itu terbuat dari serat tanaman. Kertas pertama berkualitas buruk dan sulit ditulis. Lalu, Cai Lun pada tahun 105 M mengembangkan seni membuat kertas, sehingga tercipta kertas ynag berkualitas lebih baik dan murah, setelah mempelajari pengalaman leluhurnya. Proses pembuatan kertas Cai Lun yaitu, pertama, rendam rami, kain dan bahan lainnya di dalam air. Potong – potong dan bersihkan dengan air. Kemudian celupkan potongan tersebut dalam campuran air, rumput dan pohon ash, lalu merebusnya. Bilas campuran itu dengan air bersih dengan air bersih dan pukul – pukul hingga didapat serat tipis. Lalu ambil seratnya dengan kerangka kertas dan keringkan ditempat terbuka. Jadilah kertas yang bermutu tinggi dan ekonomis.
          Teknik pembuatan kertas China menyebar ke Korea dan Vietnam pada abad ke – 4, ke Jepang dan wilayah Arab pada abad ke – 7 dan akhirnya ke Eropa dan Afrika pada abad ke – 12, sehingga mempercepat kemajuan peradaban.
          Selain di bidang sains dan teknologi, China juga unggul dalam bidang astronomi. Astronom – astronom China telah melakukan observasi saksama terhadap angkasa dan fenomena astronomi selama ribuan tahun, mencatat terjadinya gerhana, bintik matahari, dan komet sejak dua ribu tahun lalu. Zhang Heng , seorang ilmuwan dari Dinasti Han Barat, membuat bola armilari dan juga menciptakan seismograf pertama di dunia.
          Zhang Heng membangun bola armilari ekuator pertama, sebuah model bola langit yang digunakan untuk menentukan posisi bintang. Model bola yang terbuat dari baja, dengan bola langit dan jam air yang dihubungkan dengan roda gigi. Dengan tenaga tetesan jam air, roda gigi memutarkan bola setiap hari yang disinkronkan dengan bola langit yang sesungguhnya. Dengan bantuan alat ini, terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang bisa diamati dengan jelas.
          Seismograf kuno yang diciptakan Zhang Heng, pertama kali di dunia pada tahun 132 M. Struktur dan pengoperasian seismografnya yang seperti cangkir arak besar dengan tutup bundar, dan diukir pada bagian permuakaannya ini dikelilingi oleh delapan naga dengan bola tembaga dimulutnya yang memandang delapan katak tembaga dengan arah yang berbeda. Tiang tembaga ditengah dihubungkan dengan delapan batang penyambung. Jika ada getaran seismatik, tiang akan membengkok. Dan akan menyebabkan naga seolah hendak menjatuhkan bola ke mulut katak yang menunjukkan pusat gempa.
          Dibidang matematika, China adalah pertama yang menggunakan sistem desimal. Negara pertama di dunia yang mengadopsi sistem decimal. Sembilan symbol dasar yang mewakili angka 1 sampai 9 bisa ditemukan dalam prasasti ramalan dan kualiyang dibuat selama Dinasti Shang dan Zhou Barat.Ada juga huruf yang mewakili puluhan, ratusan, ribuan, dan puluhan ribu.
          Selain sempoa, ahli matematika China yang hidup selama Dinasti Utara dan Selatan, menemukan nilai  phi setara dengan enam desimal, dengan mendahului dunia selama 1.000 tahun.
          Proyek – proyek bangunan besar yang diselesaikan China meliputi Tembok Besar China, Bendungan Dujiang dan Terusan Besar yang melalui Beijing dan Hangzhou, yang merupakan terusan terpanjang dan tertua di dunia . Total panjangnya 1.782 km. Bendungan ini menjadi bukti sains dan keterampilan orang China kuno. Bendungan ini juga terus berperan penting sebagai sarana transportasi dan saluran pengalihan air.
          Sains dan teknologi China yang kaya dan warna – warni telah menyebar ke seluruh dunia melalui banyak cara, seperti Jalur Sutra, dan berkonstribusi sangat besar pada peradaban manusia.